Januari 31, 2008
· Disimpan dalam opini
Iri pada jakarta
Yah, itulah kalimat yang mengawali postingan di blogku kali ini
Betapa tidak, segala aspek kehidupan berpusat di Jakarta. Mulai dari pemerintahan, dunia entertainment, education, dan sebagainya. Sampai-sampai walaupun kita bukan orang jakarta atau bahkan belum pernah ke jakarta, kita hafal nama-nama daerah di jakarta seperti grogol, jagorawi, tanjung duren, dll.
Miris. Suatu hari ketika aku ke Tangerang, ada orang laki-laki yang yah umurnya masih bisa dibilang muda lah sekitar 20-an, bertanya kepadaku ketika kebetulan melihatku membawa tas ransel besar “Neng ini mau kemana?”. Aku menjawab “Mau pulang ke Surabaya Mas.” Lalu mas itu bertanya lagi “Surabaya teh dimana neng? Deketnya Jogja ya.” What? Aku hanya bisa tertegun, gak bisa ngomong. Duh, Surabaya deketnya Jogja? Emang deket, tapi kalo diliat di peta skala 1:3000. Baca entri selengkapnya »
Januari 26, 2008
· Disimpan dalam er my nee is in the house
Terutama buat para cewek nih
Apa yang ada di pikiran kalian ketika ada cowok yang mengatakan bahwa kalian seksi?
Apakah kalian…..
1. Merasa tersanjung
2. Merasa risih
3. Akhirnya jadi takut ama cowok yang mengatakan kata “seksi” itu
4. Atau…jika yang mengatakan seksi adalah cowok ganteng maka kalian akan tersanjung, tapi jika cowok itu mukanya serem kalian akan hiiii…..
Termasuk yang manakah kalian?
Januari 16, 2008
· Disimpan dalam opini
Entah sejak kapan kata “secara” berubah makna. Ketika aku kecil yang kutau kata-kata secara itu pasti diikuti oleh kata lagi, misal “….diperlakukan secara adil”, “secara terus-menerus”.
Tapi saat ini sepertinya kata “secara” bisa berdiri sendiri dan juga bisa diikuti oleh sebuah kalimat. Aku sendiri baru tau istilah baru “secara” ketika ngobrol dengan Shinta di awal semester 5 (pertengahan tahun 2007). Biasalah nggosip-nggosip gak jelas. Dan sesekali Shinta mengucap “Yo secara rek”, “Secara” dengan penekanan kata yang sangat ditekan (duh, apa sih istilahnya). Aku cuma bisa geleng-gelang dan heran sambil berpikir “ada kata-kata gaul baru tho selain ‘capek deh’ dan semacamnya itu”
Ketika kusempatkan untuk pulang ke rumah orang tua, eh ternyata adikku juga ketularan demam secara. “Secara mbak, blablabla…”. Belum juga hilang heranku terhadap demam secara, ternyata di televisi ada iklan sebuah produk susu remaja yang slogannya “Secara, tubuh tumbuh ke atas nggak ke samping”.
Ketika baca BBS (Sebuah mading elektronik di kampusku, anak informatika ITS pasti tau) kuliat ada sebuah postingan yang topiknya tentang indon dan malingsia. Tetapi aku malah tertarik pada sepenggal kalimat yang diposting oleh mas hadziq04 yang berbunyi “Secara gitu loh”. “Secara” lagi, pikirku.
Kemudian di hari yang lain, ketika aku messenger-an dengan mbak henning (atau bu henning), seniorku waktu maba dan sekarang jadi dosenku, ketika itu dia mengetik secuil kalimat “Secara aku baru disini berapa bulan dek”
Wow, “Secara” lagi . Dan kayaknya makin banyak orang yang menambahkan embel-embel secara di depan kalimat yang akan dia utarakan. Aku sendiri masih kagok menggunakan kata secara. Secara aku masih cupu sih 
Januari 3, 2008
· Disimpan dalam er my nee is in the house
Bermula ketika hari pengumuman kelulusan SMA, disaat-saat aku masih cupu-cupunya (sekarang sih masih cupu, cuma level kecupuannya udah menurun), aku langsung menyambar koran untuk melihat siapakah yang beruntung meraih danem tertinggi tingkat SMA se-Jawa Timur. Ow…ternyata bukan
aku anak smala. Melainkan anak SMA 21 Surabaya. Di koran tersebut diberitakan bahwa rumah anak itu (aku lupa namanya, tapi sebut saja Amir) di Dukuh Kupang Barat. Yah nggak jauh-jauh amat dari rumahku yang Dukuh Kupang Timur. Amir ini anak tukang tambal ban. Tapi hebat banget bisa bikin orangtuanya bangga.
Baca entri selengkapnya »
Januari 1, 2008
· Disimpan dalam er my nee is in the house
Iseng-iseng buka blog temen SMAku
Reza, mahasiswa TE ITB yang melanjutkan sisa semesternya di Jepang, nemu postingan dia yang berjudul “Google Salah Jawab?”Penasaran, kubaca. Berikut sepenggal tulisan dari blognya si Reza :
Baca entri selengkapnya »