Entah sejak kapan kata “secara” berubah makna. Ketika aku kecil yang kutau kata-kata secara itu pasti diikuti oleh kata lagi, misal “….diperlakukan secara adil”, “secara terus-menerus”.
Tapi saat ini sepertinya kata “secara” bisa berdiri sendiri dan juga bisa diikuti oleh sebuah kalimat. Aku sendiri baru tau istilah baru “secara” ketika ngobrol dengan Shinta di awal semester 5 (pertengahan tahun 2007). Biasalah nggosip-nggosip gak jelas. Dan sesekali Shinta mengucap “Yo secara rek”, “Secara” dengan penekanan kata yang sangat ditekan (duh, apa sih istilahnya). Aku cuma bisa geleng-gelang dan heran sambil berpikir “ada kata-kata gaul baru tho selain ‘capek deh’ dan semacamnya itu”
Ketika kusempatkan untuk pulang ke rumah orang tua, eh ternyata adikku juga ketularan demam secara. “Secara mbak, blablabla…”. Belum juga hilang heranku terhadap demam secara, ternyata di televisi ada iklan sebuah produk susu remaja yang slogannya “Secara, tubuh tumbuh ke atas nggak ke samping”.
Ketika baca BBS (Sebuah mading elektronik di kampusku, anak informatika ITS pasti tau) kuliat ada sebuah postingan yang topiknya tentang indon dan malingsia. Tetapi aku malah tertarik pada sepenggal kalimat yang diposting oleh mas hadziq04 yang berbunyi “Secara gitu loh”. “Secara” lagi, pikirku.
Kemudian di hari yang lain, ketika aku messenger-an dengan mbak henning (atau bu henning), seniorku waktu maba dan sekarang jadi dosenku, ketika itu dia mengetik secuil kalimat “Secara aku baru disini berapa bulan dek”
Wow, “Secara” lagi . Dan kayaknya makin banyak orang yang menambahkan embel-embel secara di depan kalimat yang akan dia utarakan. Aku sendiri masih kagok menggunakan kata secara. Secara aku masih cupu sih ![]()
abdulmuneverlose berkata,
Januari 16, 2008 @ 9:35 am
halah :p
kalimat terakhir iku opo ???
“secara aku masih cupu sih”
selamat datang di indahnya bahasa Indonesia
anaesteshia berkata,
Januari 16, 2008 @ 12:27 pm
he’eh aku juga sebel bgt kalo ada orang yang bilang “secara” …
& Aku juga salut ma kamu dengan kata “MalingSia”
mirza berkata,
Januari 16, 2008 @ 1:40 pm
secara katrok…. gitu ya pakeknya….wkwkwk
fahrurhidayat berkata,
Januari 16, 2008 @ 1:50 pm
Secara saya mengomentari blog anda
Secara wakwakakwakakkawk
Secara saya kira iklan itu berbunyi seperti ini :
“Sekarang, tubuh tumbuh ke atas nggak ke samping”
Secara pendengaranmu hebat sekali
er my nee berkata,
Januari 17, 2008 @ 1:33 pm
– abdulmuneverlose
Maksud kata “secara aku masih cupu sih” adalah secara aku masih cupu dalam mengucapkan kata “secara”. Aneh gitu kalo denger aku mengucapakan “Secara….”
– anaesteshia
Perasaan kata2 malingsia udah lama beredar di internet deh. Bahkan pernah diberitakan di tv.
ratr berkata,
Januari 19, 2008 @ 9:37 am
secara…. aku cute gitu loh…
wakakakakak… opo hubungane
shintaniyh berkata,
Januari 29, 2008 @ 7:11 am
Kok gw dibawa”??Ntar dianggap sebagai perusak bahasa niyh…..Secara gw, mendalami bahasa Indonesia niyh,,,semester depan mo ‘mbil bahasa Indo nih…Jadi ni udah brusaha gunain bahasa yang bener niyh….