Arsip untuk Desember, 2008

Iklan serba salah

Menjelang dan sesudah hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2008 barusan, saya sedikit terenyuh dengan salah satu tayangan iklan yang dimotori oleh KPA (Komisi Pemberantasan AIDS) dan disponsori oleh Menteri apa gitu saya lupa.

Memang iklannya hanya tayang diatas jam 9 malam. Cerita dari iklan itu tentang seorang PSK wanita (memang ada PSK laki-laki?). Dia diajak “main” oleh beberapa laki-laki yang bertampang lumayan dan berdandan keren. Tapi oleh PSK itu ditolak. Trus wanita itu jalan terus dan bertemu dengan “maminya” (istilah lainnya germo). Lalu maminya bilang “kamu jangan pilih-pilih, nanti mami gak dapet uang”. PSK itu lalu jalan lagi, ada lagi yang nawari “main”, tapi lagi2 dia menolak. Lalu datang seorang laki-laki botak, pendek dan mukanya biasa-biasa saja. Dari laaknya, laki2 itu seperti baru pertama “njajan”. Awalnya laki-laki itu menawarkan uang dengan ragu-ragu. Sang PSK hanya memandangi saja. Lalu laki-laki botak itu mengeluarkan kondom dari sakunya. Sang PSK tersenyum dan memberi tanda setuju untuk diajak “main”.

Lalu di akhir iklan ada tulisan “Memakai kondom pada hubungan seks beresiko adalah perilaku yang bertangungjawab”

Begitu selesai lihat iklan itu, saya kaget. Apa-apaan ini. Ini khan sama dengan menghalalkan seks bebas. Dan lebih mengagetkan iklan itu disponsori oleh menteri pemberdayaan masyarakat kalo gak salah (kalo salah mohon dikoreksi). Tapi demi mengurangi dampak AIDS, apa mau dikata. Seharusnya yang diiklankan adalah mengurangi seks bebas, setia pada pasangan.

Ah, pantas saja kondisi Indonesia kayak gini, lha wong seks bebas semacam “dihalalkan”. “Njajan” diangap suatu yang wajar.

Komentar (2) »