Pengalaman Transit 14 jam di Kuala Lumpur

Hari yang dinanti-nanti telah tiba. Akhirnya saya liburan juga ke Jepang. Pesawat saya berangkat dari Surabaya pukul 5.10 waktu setempat menuju Kuala Lumpur di bandara Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2), dan dari Kuala Lumpur dilanjutkan ke Sapporo, Hokkaido yang terbang pada pukul 23.15 waktu setempat. Itu artinya saya punya waktu lebih dari 14 jam di Kuala Lumpur.

Saya memutuskan untuk berfoto-foto saja di depan twin tower petronas. Karena belum ke Malaysia rasanya kalau belum berfoto-foto di depan twin tower. Dan karena kami berlibur dengan putri saya yang masih batita, kami mengambil hotel yang tidak jauh dari KLIA2, yakni concorde inn yang tiap 60 menit ada shuttle busnya di ground floor KLIA2. Saat turun dari pesawat, kami segera bergegas menuju imigrasi.

KLIA2 teramat sangat luas. Dari turun pesawat hingga ke imigrasi dengan berjalan kaki saja bisa mencapai 15-20 menit. Apalagi kami membawa anak batita, dan tentu saja suami saya yang menggendong si kecil. Di KLIA2 ada mobil listrik yang memang dikhusukan bagi para penumpang pesawat untuk diantar sampai tangga menuju imigrasi. Satu mobil hanya muat untuk satu sopir dan 4 penumpang dewasa. Saat berangkat saya tidak naik mobil ini. Tapi saat pulang dari jepang, saya sempat merasakan naik mobil ini. Itupun langsung dihampiri sang pengemudi karena mungkin kasihan liat saya menggendong batita. Dan barengan kami naik adalah para lansia. Sepertinya memang diutamakan yang menaiki mobil tersebut adalah para lansia atau ibu-ibu yang menggendong anak kecil.

P_20160515_081723

P_20160515_202714

Saat paspor distempel di imigrasi, saya dan suami bertanya-tanya ke petugas imigrasi, bagaimana caranya untuk ke KL Sentral. Kami sih bertanya pake bahasa indonesia saja, dia ngerti kok. Lalu dijawab pake bahasa melayu. Kami disarankan naik KL Express saja. Tiket bisa dibeli di loket setelah pintu keluar. Harga sekitar RM 55 pulang pergi dari KLIA2 ke KL Sentral. Untuk anak-anak lebih murah. Saya lupa detilnya, mungkin sekitar RM 30 pulang pergi. Jalur KLIA Express adalah KLIA2 – KLIA1 – KL Sentral dengan waktu tempuh dari KLIA2 menuju KL sentral sekitar 50 menit. Asyik sekali menikmati pemandangan negara Malaysia dari kereta yang digadang-gadang sebagai kereta tercepat di Asia Tenggara.

Foto didalam KLIA Express

P_20160515_085651_BF

Sesampainya di KL Sentral, kami sarapan dulu di McD. Lapar banget karena memang belum sarapan dari Surabaya. Selesai sarapan, kami menuju Tourism Information di KL Sentral untuk bertanya bagaimana caranya menuju ke Twin Tower. Dijelaskan disana disuruh naik kereta lagi ke KLCC nanti turun di ini itu. Aduh daripada bingung akhirnya kami memutuskan naik taxi saja.

Di depan KL Sentral, banyak taxi budget. Akhirnya kami memilih moda transportasi taxi untuk sekedar berfoto di depan Twin Tower sebagai kenang-kenangan bahwa kami pernah ke Malaysia. Hehehe.

13082521_10209302612904045_2942597435125878317_n

Setelah puas berfoto-foto, kami kembali lagi ke KLIA2 untuk menuju pemberhentian shuttle bus concorde inn untuk beristirahat dan juga cuci-cuci botol dan dot anak saya. Dan pukul 23.35 waktu Kuala Lumpur kami melanjutkan penerbangan ke Sapporo, Hokkaido, Jepang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: